Minggu, 20 September 2015

Kesegaran Hasil Laut Pasar Kramat Jati

Pasar Kramat Jati. Sebagian masyarakat ibu kota tentu sudah tidak asing dengan salah satu pasar tradisional itu, terutama masyarakat yang mendiami daerah Jakarta Timur. Pasar yang terletak di tepi Jalan Raya Bogor kilometer 20 itu sebagai pusat perbelanjaan tertua di daerah Kramat Jati Indah. Meskipun bersebelahan dengan gedung Mall Lippo Plaza Kramat Jati, pasar induk ini tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar.
Layaknya sebuah pasar tradisional, Pasar Kramat Jati tentu tidak terlepas dari bisingnya suara para pedagang yang menawarkan barang jajakannya. Suara itu terdengar seperti saut menyahut antarpedagang yang menginginkan dagangannya dilirik dan dibeli para pengunjung. Selain itu, kita dapat mencium aroma tidak sedap, yakni bau anyir. Tajamnya bau anyir itu memperlengkap kekayaan suasana pasar tradisional.
Tak diragukan lagi keramaian di Pasar Kramat Jati. Hal ini terbukti dari dilihatnya para pengunjung yang rela berdesak-desakan di dalam pasar demi mendapatkan barang yang diinginkan dan diharapkannya. Salah satu alasan mengapa para pengunjung rela berdesak-desakan ialah harga miring dari sebuah barang. Para pengunjung seperti saling berlomba menawar harga. Inilah kelebihan lain dari sebuah pasar tradisional. Akan tetapi, pengunjung akan tetap merasakan kenyamanan karena Pasar Kramat Jati telah mengalami renovasi, yakni tak terlihat lagi jalanan penuh dengan lumpur dan genangan air. Seluruh jalanan di wilayah Pasar Kramat Jati telah diaspal.
Pasar Kramat Jati menawarkan dagangan seperti sayur-mayur dan sembako. Tak hanya sayur-mayur dan sembako saja yang dijajakan para pedagang. Di sana kita dapat menemui aneka dagangan mulai dari sandang dan pangan. Tentu saja semua dagangan itu dengan mudah kita tawar. Seperti yang terlihat di area luar gedung Pasar Kramat Jati banyak sekali Pedagang Kaki Lima yang menjual daging, sayur-mayur, dan bumbu dapur.
Daging yang disajikan pun beraneka ragam, seperti daging sapi, daging ayam, daging ikan, dan aneka makanan laut. Di malam hari, khususnya, terlihat pengiriman barang dari mobil pick up yang mengantarkan ikan dan makanan laut. Memang, di pasar tradisional ini terkenal dengan segarnya olahan makanan laut d malam hari.
Daging ikan masih terlihat kenyal pada tekstur dagingnya. Mata ikan masih tampak bercahaya, dan aroma yang dikeluarkan pun masih segar, seperti aroma laut. Sedangkan untuk olahan makanan laut, di pasar ini pun tidak dapat diragukan lagi kesegarannya. Olahan makanan laut itu terlihat masih dibiarkan hidup di sebuah wadah hingga pembeli menginginkan olahan tersebut lalu baru dipotong oleh pedagang. Olahan makanan laut itu pun tidak beraroma busuk, melainkan beraroma segar layaknya binatang laut sama seperti ikan.
Bila kita telaah lebih dalam, cirri-ciri sebuah daging ikan sehat dan daging makanan laut yang dijual di Pasar Tradisional Kramat Jati masuk ke dalam cirri-ciri daging ikan dan daging makanan laut berkualitas baik. Untuk daging ikan sendiri mempunyai cirri-ciri seperti yang telah dirincikan di atas dengan tambahan insang yang tidak berlendir dan sisik melekat kuat apabila dipegang oleh manusia. Sedangkan untuk makanan laut makanan lau itu harus masih hidup, beraroma segar, dan daging berwarna putih.

Inilah kelebihan sebuah pasar tradisional dibandingkan pasar modern atau supermarket. Meskipun menjamurnya pasar modern, bukan berarti masyarakat melupakan pasar tradisional. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar