Minggu, 20 September 2015

Senja Kini

Tepat jam enam sore
Hampir seluruh kepala terlihat di jalan
Tepat jam enam sore
Aku tenggelam pada kemacetan

Enam sore kala itu
Kau mengait lenganku
Percuma aku beringsut lalu
Nampaknya, kau enggan melepaskan ku

Kini, senja tiba
Kala petang berteman kabut
Kau menghimpit rasa dalam asa

Kala itupula cincin ini terpaut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar